Sekitar pukul 09.30 pagi tadi, Frater kepala sekolah, para guru pendamping, dan anggota FMB tiba di kota Lewoleba. Syukur. Puji Tuhan. Itu berkat juga kesediaan dan kebaikan nahkoda kapal Feri jurusan Kupang-Larantuka, yang mau menghantar langsung rombongan berlabuh di pelabuhan Lewoleba. Semua tentu bergembira karena tiba dengan selamat, aman, dan tidak sakit.
Apalagi, semakin istimewa, saat terlihat jelas dari anjungan kapal, luar biasa penyambutan dari anggota Polres Lembata. Penyambutan dilakukan oleh anggota Polres Lembata yang diwakili oleh Kasatlantas, AKBP Abdul Malik, S.H. Anggota FMB, diwakili gitapati, mayoret, dan mayor, menerima cinderamata berupa karangan bunga sebagai ucapan terima kasih dan selamat karena telah meraih juara satu lomba drumband Kapolda Cup.
Seluruh rombongan FMB kemudian diarak keliling kota Lewoleba. Rute perjalanan memang cukup panjang, tetapi tidak menyulutkan semangat dan sukacita. Di muka gerbang sekolah sudah tunggu para guru dan pelajar. Antusias sambutan civitas SMATER membuat aura juara satu semakin terasa dan gebyar.
Tidak ada yang luput perhatian, seluruh anggota FMB merasakan semarak penyambutan. Ada yang terharu. Sukacita. Hingga harus menitihkan air mata. Mereka tentu bahagia. Kerinduan untuk kembali terjawab sudah. Sejak lepas tali dari pelabuhan Tanau, Kupang, ekspresi wajah gembira ingin berjumpa kembali dengan orang tua dan teman kelas, sulit dibendung.
Semakin terlihat jelas lagi ketika menginjakkan kaki di muka aula Fraternitas. Semua, anggota FMB dan para guru serta pelajar, langsung histeris bersama. Begitu tiba, semua langsung berpelukan. Dua Minggu yang melelahkan sekaligus bahagia disatupadukan dengan momen perjumpaan. Itu sesuatu sekali.
Dalam sambutannya, Fr. Norbert berharap para anggota FMB tidak lekas sombong, anggap diri hebat, apalagi sampai lupa diri. Ia menguatkan mereka untuk tetap merendah, jaga karakter baik yang sudah ditanamkan pelatih, semakin bertanggung jawab, dan terutama jaga sikap positif.
Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih. Pertama, kepada ketua dan anggota komite serta para orang tua. Tanpa kontribusi besar mereka, ungkapnya, anggota FMB tidak bisa berjalan mengikuti lomba di Kupang. Kedua, terima kasih kepada Polda NTT dan Polres Lembata. Fr. Norbert mengakui bahwa uluran kebaikan kedua lembaga negara ini, turut punya andil besar dalam mengharumkan nama SMATER dan kabupaten Lembata.
Secara khusus, ia sampaikan limpah terima kasih kepada Irjen Pol Drs. Jhoni Asadoma yang mengapresiasi berkali-kali penampilan FMB selama berada di kota Kupang. Ketiga, terima kasih kepada para guru, pegawai, serta para pelajar SMATER. Secara istimewa, ia utarakan kepada para guru pendamping. Menurutnya, berkat niat baik para pendamping membuat kegiatan perlombaan berjalan lancar dan aman.
"Tidak ada anggota FMB yang sakit selama dua Minggu di kota Kupang. Itu sesuatu yang luar biasa. Banyak terima kasih untuk pengorbanannya", ucap Fr. Norbert. Usai sambutan, para anggota FMB diperkenankan untuk kembali ke rumah masing-masing. Para orang tua sudah tunggu untuk menjemput. Para anggota FMB berpeluk gembira setelah dua Minggu tidak berjumpa orang tua. Sekali lagi, banyak terima kasih untuk sambutan hangat hari ini. Maju terus untuk SMATER berprestasi.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini