Lomba olimpiade sains tingkat SMP/MTS se-kabupaten Lembata dan Flores Timur berlangsung dua hari. Kemarin, Senin, 28 Januari 2023 pembukaan dan hari ini, Selasa, 29 Januari 2024 penutupan. Kegiatan pembukaan dimulai tepat jam 09.00 pagi. Kepala dinas Pendidikan kabupaten Lembata, membuka resmi kegiatan yang diikuti oleh 22 sekolah dan 33 tim.
Di hadapan seluruh peserta lomba, bapak Wenseslaus Pukan mengapresiasi langkah SMATER yang berani membuka kegiatan lomba Olimpiade sains tahunan tingkat SMP/MTS se-kabupaten Lembata dan Flores Timur.
Kepada para peserta lomba, ia menitip pesan untuk tetap belajar dan berani meniru jejak Nono, putera NTT asal Timor, yang berhasil meraih lomba sains Matematika hingga ke kancah internasional. Ia berharap lomba olimpiade sains di SMATER dapat berdaya guna bagi perkembangan diri pelajar, terutama dalam hal kreativitas dan kemampuan kognitif.
Setelah menyampaikan sambutannya, kepala dinas Pendidikan kabupaten Lembata membuka secara resmi dengan memukul gong sebanyak tiga kali. Riuh tepuk tangan menyambut dimulainya lomba olimpiade. Kegiatan perlombaan berlangsung hingga siang hari ini.
Pada hari pertama, dilaksanakan babak penyisihan. Pada babak penyisihan ini, ada kelompok yang harus gugur dan ada yang lolos ke babak selanjutnya. Panitia menyiapkan tim pemeriksa hasil pekerjaan. Mereka bekerja profesional dan objektif.
Selain membuka, kepala dinas Pendidikan bersama Frater kepala sekolah dan Frater ketua yayasan Manado perwakilan Lembata, memantau jalannya perlombaan yang diadakan di ruangan kelas lantai dua. Perlombaan berjalan baik, tenang, dan tidak ada kendala teknis maupun nonteknis.
Di hari kedua, hari final, para peserta lomba serius mengikuti ujian tes. Mereka bisa menuntaskan perlombaan dengan baik. Keluar luar kelas tampak air muka mereka cerah dan tenang. Mereka senang karena lomba telah usai. Tentu ada harapan untuk menang. Tentu ada rasa bangga. Tentu ada rasa senang. Sebelum diumumkan kejuaraan, Fr. Yonas Paso, CMM mendorong para peserta untuk terus mengembangkan diri. Pengembangan diri salah satunya melalui lomba olimpiade sains.
Ia meyakini lomba sains tingkat SMP/MTS se-kabupaten Lembata dan Flores Timur dapat melahirkan generasi-generasi unggul di tingkat kabupaten, nasional, maupun internasional. Ia tidak lupa mengucapakan selamat kepada para pemenang dan berterima kasih kepada seluruh peserta lomba olimpiade.
“Semoga semangat Santo Yohanes Bosco mendorong anak muda, para peserta lomba, untuk selalu berkembang”, ungkapnya. Piala bergilir kembali ke pangkuan anak-anak hebat dari Flores Timur, tepatnya di pulau Adonara. SMPS Phaladhya Waiwerang berhak mengangkat trofi piala bergilir, mendapat uang pembinaan, dan sertifikat.
Para guru pendamping dan pelajar yang mengikuti lomba senang mendengarkan sekolah mereka keluar sebagai juara. Mereka tidak bisa menyembunyikan air mata kebahagiaan.
Banyak terima kasih. Sampai jumpa di ajang yang sama, tahun 2025. Tetap semangat.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini