Pagi ini, Kamis 17 November 2022 pemandangan langati-langit begitu cerah. Secerah harapan dan doa para peserta didik kelas X. Doa mereka terpancar dalam semangat yang menggebu. Tidak ada doa paling baik, selain kata-kata yang terucapkan lewat kebahagian dan rasa gairah ingin hidup.
Begitulah kira-kira gambaran petualangan Andri, dkk hari ini. Di bawah terik membuncah, segerombolan peserta didik kelas X berangkat dari sekolah. Mereka tidak lupa berdoa sebelum bergegas. Berkendara dengan mobil bak terbuka, mereka begitu tampak bersemangat. Berjarak kurang lebih 4 kilometer dari sekolah, rombongan yang dipimpin Pak Iwan Lewai menuju kantor dinas Lingkungan Hidup.
Di kompleks perkantoran yang berada di atas bukit itu, sudah tunggu para jajaran staf LHK. Rombongan diterima secara baik. Rehat beberapa menit untuk menunggu instruksi. Lebih dari sepuluh menit terjeda, akhirnya kegiatan dimulai. Kegiatan hari ini, ialah menanam anakan tanaman Malapari.
Rombongan kelas X A, B, dan C, dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pria, dipetakan untuk menggali dan menanam tanaman Malapari. Masing-masing kelompok menggali kedalaman lubang 20 cm. Kelompok perempuan, membersihkan tanaman yang sedang disemai. Ramai sekali jadinya kompleks DLH.
Para peserta didik saling bergotong mengerjakan tugasnya masing-masing. Kelompok perempuan misalnya, untuk menghilangkan rasa cape, tidak urung mereka bercerita. Bagi mereka, barangkali, bercerita adalah teman yang baik di waktu sibuk seperti sekarang.Terdengar mereka bercerita hal-hal receh.
Ada satu dua perempuan, yang membentuk kelompok kecil. Bercerita, sambil mencabut rumput-rumput liar. Begitu menyenangkan. Mereka menikmati pekerjaan tangan tersebut. Kegiatan berakhir di pukul sepuluh. Mereka kelihatan cape. Wajar. Namun, tidak ada pekerjaan tanpa pengorbanan. Pekerjaan memang selalu berakhir dengan perasaan cape.
Intinya bekerja untuk kesehatan. Berkeringat itu sehat. Cape juga sehat. Lelah itu baik dan sehat. Sebab, tubuh membutuhkan energi. Energi yang keluar mesti setara dengan yang masuk.
Para peserta didik, berisitirahat. Mereka tetap membentuk kelompok bercerita. Sambil meneguk air dan mencicip sepotong kue yang dibagi, air muka mereka tetap ceria. Sebelum kembali ke sekolah, mereka tidak lupa kembali membersihkan rumput-rumput yang berserakan. Secara bersamaan, perkerjaan cepat selesai.
Sebagai akhir dari petualangan hari ini, mereka mencicip makanan yang dibawa dari rumahnya masing-masing. Mereka didampingi Pak Iwan, Pa Theo, Ibu. Riana, dan Ibu Friska. Terima kasih adik-adik semua. Semesta mendukung niat baik kalian hari ini. Teruslah menanam untuk kebaikan semesta. Kegiatan ini adalah bagian integral dari projek Pancasila: Gaya Hidup Berkelanjutan. Merawat bumi dan semesta.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini