Detail Berita

PROMOSI SEKOLAH, TUGAS MULIA SEKALIGUS MENANTANG

Senin, 21 Maret 2022 06:45 WIB
44 |   -

Sabtu, 19 Maret 2022, langi-langit Lewoleba begitu gelap. Sedari pagi hingga siang hujan turun sangat deras. Imbasnya, Ibu Rita kembali dalam keadaan setengah basah dari lokasi promosi.

Guru bidang studi Sosiologi ini menyampaikan baru selesai menjalankan misi promosi sekolah di SMP Waowala, Kecamatan Ile Ape.

Ibu Rita berbagi pengalamannya. "Jaringan di sekitaran SMP Waowala tidak ada. Jumlah pelajar kelas 3 di SMP Waowala sebanyak 49 orang.

Sebelumnya, mereka sudah kenal Smater. Setelah diinformasikan, perlahan mereka semakin mengenal Smater. Ada pelajar yang tampak kagum.

Tapi, ada yang skeptis atau ragu-ragu. Keraguan mereka karena diperlihatkan fasilitas sekolah melalui tantangan video. Syukurnya, mereka terbantu dengan penjelasan alumni yang sempat hadir. Kepada mereka dijelaskan juga mengenai motto sekolah.

Selama promosi belum dipastikan berapa siswa yang akan masuk di Smater. Saya tetap bersyukur karena kegiatan promosi berjalan lancar. Saya juga percaya akan ada murid yang bergabung bersama kita."

Demikian penuturan Ibu Rita sambil menunjukkan foto-foto hasil jepretannya. Ibu Rita menjadi salah satu guru senior semenjak berdirinya Smater pada 2011. Sudah sepuluh tahun ia tidak pernah tolak ikut dalam tim promosi.

Setia berkendara bersama motor Supra X bututnya, wanita paruh baya ini tidak pernah takut menantang rintangan.

Ia adalah wanita yang tekun berdoa dan selalu berharap pada pertolongan Bunda Maria. Ia selalu pegang teguh pada keyakinan doanya.

Sementara pada dua sekolah berbeda, Pak. Iwan dan Pak. Tino gencar lakukan promosi. Hujan deras tidak menghalau niat dan semangat mereka.

Dari sekolah mereka berangkat pukul 08. 00 pagi. Sekolah-sekolah se-kecamatan Lebatukan adalah sasaran mereka. Maklum, mereka bertempat tinggal di Tanah Treket (Teater).

Sekolah pertama yang disambangi, SMPN 7 Maret. Dalam informasinya, Pak. Iwan Lewai memastikan ada enam siswa yang berniat mendaftar dan bersekolah di Smater.

Di SMPN Nubatukan Lodoblolong, ia menuturkan ada lima pelajar yang pasti berseragam Smater pada tahun ajaran baru mendatang.

Pak. Iwan memang tipe orang optimis. Ia tidak pernah kendur apalagi under estimate terhadap tugas yang diemban kepadanya.

Terbukti, beberapa sekolah yang dikunjunginya selalu mendapat tanggapan positif dari para pelajar.

Karena keyakinan, kepercayaan, optimisme, dan semangat yang luar biasa membuat kegiatan promosi berjalan lancar sejauh ini.

Tugas promosi itu pekerjaan mulia. Tantangan akan selalu takluk di bawah perjuangan yang gigih. Ibu Rita, Pak. Iwan, Pak. Tino sudah mengamalkan itu.

Banyak terima kasih juga dihaturkan kepada para pelajar dan alumni yang sudah ikut ambil bagian dalam kegiatan promosi kemarin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sabtu, 19 Maret 2022, langi Lewoleba begitu gelap. Sedari pagi hingga siang hujan turun sangat deras. Imbasnya, Ibu Rita kembali dalam keadaan setengah basah dari lokasi promosi.

Guru bidang studi Sosiologi ini menyampaikan baru selesai menjalankan misi promosi sekolah di SMP Waowala, Kecamatan Ile Ape.

Ibu Rita berbagi pengalamannya. "Jaringan di sekitaran SMP Waowala tidak ada. Jumlah pelajar kelas 3 di SMP Waowala sebanyak 49 orang.

Sebelumnya, mereka sudah kenal Smater. Setelah diinformasikan, perlahan mereka semakin mengenal Smater. Ada pelajar yang tampak kagum.

Tapi, ada yang skeptis atau ragu-ragu. Keraguan mereka karena diperlihatkan fasilitas sekolah melalui tantangan video. Syukurnya, mereka terbantu dengan penjelasan alumni yang sempat hadir. Kepada mereka dijelaskan juga mengenai motto sekolah.

Selama promosi belum dipastikan berapa siswa yang akan masuk di Smater. Saya tetap bersyukur karena kegiatan promosi berjalan lancar. Saya juga percaya akan ada murid yang bergabung bersama kita."

Demikian penuturan Ibu Rita sambil menunjukkan foto-foto hasil jepretannya. Ibu Rita menjadi salah satu guru senior semenjak berdirinya Smater pada 2011. Sudah sepuluh tahun ia tidak pernah tolak ikut dalam tim promosi.

Setia berkendara bersama motor Supra X bututnya, wanita paruh baya ini tidak pernah takut menantang rintangan.

Ia adalah wanita yang tekun berdoa dan selalu berharap pada pertolongan Bunda Maria. Ia selalu pegang teguh pada keyakinan doanya.

Sementara pada dua sekolah berbeda, Pak. Iwan dan Pak. Tino gencar lakukan promosi. Hujan deras tidak menghalau niat dan semangat mereka.

Dari sekolah mereka berangkat pukul 08. 00 pagi. Sekolah-sekolah se-kecamatan Lebatukan adalah sasaran mereka. Maklum, mereka bertempat tinggal di Tanah Treket (Teater).

Sekolah pertama yang disambangi, SMPN 7 Maret. Dalam informasinya, Pak. Iwan Lewai memastikan ada enam siswa yang berniat mendaftar dan bersekolah di Smater.

Di SMPN Nubatukan Lodoblolong, ia menuturkan ada lima pelajar yang pasti berseragam Smater pada tahun ajaran baru mendatang.

Pak. Iwan memang tipe orang optimis. Ia tidak pernah kendur apalagi under estimate terhadap tugas yang diemban kepadanya.

Terbukti, beberapa sekolah yang dikunjunginya selalu mendapat tanggapan positif dari para pelajar.

Karena keyakinan, kepercayaan, optimisme, dan semangat yang luar biasa membuat kegiatan promosi berjalan lancar sejauh ini.

Tugas promosi itu pekerjaan mulia. Tantangan akan selalu takluk di bawah perjuangan yang gigih. Ibu Rita, Pak. Iwan, Pak. Tino sudah mengamalkan itu.

Banyak terima kasih juga dihaturkan kepada para pelajar dan alumni yang sudah ikut ambil bagian dalam kegiatan promosi kemarin.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini