Detail Berita

SETIA HAL KECIL, TUAI YANG BESAR

Senin, 20 Februari 2023 16:45 WIB
63 |   -

Cerah. Sedikit berawan. Pagi yang indah. Seluruh peserta didik dan dewan guru tampak bersemangat. Setelah tidak lagi cemas pada hujan yang turun tidak tentu selama sepekan lalu, apel bendera pagi ini tetap dilaksanakan dan berjalan lancar.

Fr. Norbert mengamanatkan satu pesan menarik. Ia mengawalinya dengan ilustrasi. Pengalaman bersama teman-temannya di masa novisiat dulu masih membekas kuat sampai sekarang. Ia mengulanginya lagi pada upacara hari ini. Menurutnya, kalau itu, ia pernah ditanyakan tentang gajah oleh teman Frater dari Afrika.

Apakah anda bisa memakan gajah? Karena tidak bisa menjawab, temannya itu lalu mengarahkan Fr. Norbert untuk berpikir dan ia menyampaikan kalau gajah bisa dimakan secara perlahan. Katanya, gajah yang besar memang tidak bisa dimakan utuh. Pertanyaan ini terkesan sederhana dan terdengar lucu. Dari ilustrasi tentang gajah, Fr. Norbert ingin mengatakan bahwa dalam perjalanan hidup kita diminta untuk memiliki mimpi besar, cita-cita, serta tujuan dan harapan hidup yang besar.

Jangan sampai keadaan kita yang naik turun, kemudian meruntuhkan niat kita. Setiap orang dalam hidupnya mesti menggapai mimpi dan cita-citanya, lanjut Fr. Norbert. Ia kemudian menyodorkan pertanyaan, bagaimana cara mewujudkan mimpi dan cita-cita besar itu? Dilakukan dengan hal-hal kecil. Langkah demi langkah. Raih mimpi dengan tindakan-tindakan kecil, ungkap Fr. Norbert.

Menurutnya, peserta didik dan para guru serta sebagai lembaga, tentu punya mimpi dan cita-cita yang harus dilakukan dari hal kecil. Orang yang setia dengan hal-hal kecil pasti setia dengan hal-hal besar, ungkapnya. Mari memperhatikan hal-hal kecil di sekolah. Misalnya, aktivitas di kelas, di luar dan lewat pembinaan-pembinaan oleh para dewan guru. Semoga kita setia melakukan hal-hal kecil karena akan menjadi besar, tutup Fr. Norbert.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini