Detail Berita

Simulasi Tanggap Bencana di SMAS Frater Don Bosco Lewoleba Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Minggu, 26 April 2026 18:29 WIB
33 |   -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Lembata serta Lembaga Swadaya Masyarakat Barakat melaksanakan kegiatan simulasi tanggap bencana di Aula Fraternitas SMAS Frater Don Bosco Lewoleba. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Fr. David Jeda, CMM., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya simulasi tersebut mengingat wilayah Lembata termasuk daerah rawan bencana, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, serta cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD, IBI, dan LSM Barakat atas kehadiran dan kontribusinya dalam memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi warga sekolah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi serta simulasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), yaitu tindakan penanganan awal untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan sebelum korban mendapatkan bantuan medis profesional. Dalam pemaparan materi, disampaikan pula tiga pilar utama sekolah aman bencana, yaitu fasilitas sekolah yang aman dengan bangunan yang kuat dan jalur evakuasi yang jelas, manajemen bencana di sekolah melalui rencana darurat dan simulasi rutin, serta pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Ketiga pilar tersebut dinyatakan telah dimiliki oleh SMAS Frater Don Bosco Lewoleba.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana secara langsung. Siswa yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya berperan aktif dengan pendampingan dari para pemateri. Dalam simulasi tersebut, mereka mempraktikkan berbagai keterampilan, antara lain penanganan luka di bagian kepala, penanganan korban patah tulang pada tangan dan kaki, proses evakuasi korban ke tempat yang aman, serta prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi dengan menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

Simulasi ini memberikan manfaat besar bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan bertindak cepat, mandiri, dan tanggap darurat. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan saat menghadapi situasi bencana, serta menanamkan budaya keselamatan sejak dini.

Pihak sekolah kembali menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Lembata, IBI Kabupaten Lembata, serta LSM Barakat atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan dalam upaya meningkatkan keamanan dan kesehatan seluruh warga sekolah.

#Fides,ScientiaetFraternitas

#Beriman,BerilmudanBersaudara


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini