
Sebuah kebanggaan bagi SMAS Frater Don Bosco karena Tim Debat Bahasa Indonesia sekolah dipercaya untuk mewakili Kabupaten Lembata dalam Lomba Debat Indonesia (LDI) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026. Pada kesempatan ini, sekolah mengutus tiga peserta terbaik, yaitu Muhamad Arif (kelas X), Masayu Hensetiase Eka Maggi (kelas XII), dan Suciwati S.L. Nimunuho (kelas XI). Mereka didampingi oleh guru pembimbing, Ibu Agnes Derang Soge, S.Pd., Gr.
Kegiatan LDI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 diselenggarakan di Hotel Sylvia Premier, Kota Kupang, pada 18 Juli 2026. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang masing-masing mengirimkan tim terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi tersebut.
Pelaksanaan lomba menggunakan model debat parlemen, yaitu format debat yang menuntut peserta untuk menyampaikan argumentasi secara logis, kritis, dan sistematis dalam mendukung maupun menolak suatu mosi. Mekanisme lomba mengacu pada standar Lomba Debat Indonesia Tingkat Nasional. Setiap tim menerima mosi debat 30 menit sebelum perlombaan dimulai. Dalam waktu yang terbatas tersebut, peserta harus menganalisis mosi, menyusun argumentasi, dan menyiapkan strategi debat tanpa bantuan alat elektronik. Peserta hanya diperbolehkan menggunakan catatan yang telah dipersiapkan sebelumnya sesuai dengan ketentuan lomba.
Selama mengikuti perlombaan, para peserta menunjukkan semangat, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis yang baik. Mereka berusaha memberikan argumentasi yang kuat dan mempertahankan pendapat tim dengan penuh percaya diri di hadapan dewan juri.
Meskipun belum berhasil meraih posisi juara, ketiga peserta mengaku sangat bersyukur dan bangga karena telah diberikan kepercayaan untuk mewakili Kabupaten Lembata dan SMAS Frater Don Bosco pada tingkat provinsi. Muhamad Arif, Masayu Hensetiase Eka Maggi, dan Suciwati S.L. Nimunuho menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti lomba ini memberikan banyak pelajaran berharga, terutama dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, kemampuan berbicara di depan umum, serta memperluas wawasan mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, ekonomi, dan kebijakan publik yang menjadi tema perdebatan.
Keikutsertaan dalam LDI 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta. Selain memperoleh ilmu dan pengetahuan baru, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan debat, meningkatkan prestasi akademik, serta menumbuhkan semangat kompetitif yang positif.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta dan guru pendamping atas kerja keras, dedikasi, serta semangat yang telah ditunjukkan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya dan semakin mengharumkan nama Kabupaten Lembata serta SMAS Frater Don Bosco di berbagai ajang akademik.
#Fides, ScientiaetFraternitas
#Beriman, Berilmudan Bersaudara
Jadilah yang pertama berkomentar di sini