Pertanggungjawaban akademis karya tulis ilmiah menjadi ujian kedua kelas XII setelah menerima penilaian praktikum pada minggu lalu. Mulai hari senin hingga jumat, hasil karya tulis para pelajar dipresentasikan di hadapan ketiga penguji.
Diujikan secara ilmiah. Ditanyakan berdasarkan hasil penelitian, kajian, dan observasi yang dilakukan oleh para pelajar. Tulisan yang tidak dikoreksi bukanlah sebuah tulisan. Tulisan ilmiah tidak boleh luput dari kritik, saran, dan bahkan koreksi.
Selama diskusi, para pelajar secara legowo menerima masukan serta kritikan sebagai upaya membangun budaya mendengarkan dan menerima kekeliruan, serta melatih nalar kritis mereka. Ujian KTI dimulai pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 14.00 WITA. Anak bimbingan Pak Domi Kalang menjadi kontestan yang diuji pertama.
Setelah itu diikuti sepuluh kelompok lain yang terdiri atas tiga pelajar. Ditutup oleh pemateri dari kelompok sebelas: Putra, Oca, dan Bela. Pertanyaan-pertanyaaan yang disampaikan relatif ringan. Fokus pertanyaan lebih banyak mengarah pada metodologi penulisan dan kajian pustaka.
Sedangkan revisi pembahasan disampaikan perihal penulisan kalimat dan penggunaan kata (diksi) yang salah. Juga relevansi rumusan masalah dan pembahasan pada bab empat tidak luput dari koreksi dan kritik.
Intinya adalah para penguji tidak memberikan pertanyaan-pertanyaan berat. Mengapa? Karena penulisan karya ilmiah masih menjadi tahapan awal memasuki penulisan skripsi dan tulisan-tulisan ilmiah lain yang lebih berat.
KTI hanyalah salah satu dari aktivitas ilmiah-akademis. Namun, kritik dan saran tetap disampaikan. Pasalnya, tidak ada satu tulisan ilmiah yang luput dari kekeliruan dan kesalahan.
Bahwasannya, setiap tulisan pasti salah dan karena itu perlu dikoreksi atas kesalahan yang dibuat agar tidak lagi dilakukan hal yang sama di kemudian hari. Pada akhirnya tidak ada tulisan yang sempurna. Yang sempurna hanyalah Sang pemberi akal dan budi. Diharapkan setiap koreksi dan masukan selama penulisan KTI diperhatikan serius dan ditindaklanjuti dengan rasional.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini