Jumat, tiga hari lalu, Fr. Norbert percayakan Pak. Yos Baha untuk bertindak selaku pembina pada ucapara bendera, Senin, 8 Agustus 2022.
Pagi ini, Pak Yos pun tampil penuh wibawa. Berdiri dengan posisi tegak lurus, ia mengamanatkan dua pesan penting kepada seluruh peserta didik.
Pertama, penghayatan dan pengorbanan para pahlawan patut ditiru. Untuk meraih kemerdekaan terkenang pengorbanan panjang dari para pejuang. Bahkan, mereka rela mati. Kedua, hendaklah nilai perjuangan dihayati selama proses pembelajaran.
"Kita bisa berdiri di tempat ini dan mengikuti apel bendera karena kita telah merdeka. Kemerdekaan yang dirasakan ini adalah buah perjuangan para penjasa yang sudah mendahului kita", ujar Pak Yos.
Ia kemudian mencontohkan perjuangan para pejuang dengan mengatakan bahwa kesuksesan yang diraih dalam belajar tentu harus melewai proses panjang.
"Selama kita berproses tidak terlepas dari tantangan, waktu, dan materi. Kesuksesan dalam belajar bermuara pada raihan prestasi", imbuh Guru Sejarah ini.
Di akhir amanatnya, Pak Yos mengutip perkataan Jendral Sudirman: "Kemerdekaan diraih mesti melalui tumpukan perjuangan, baik jiwa dan raga". Karena itu, sadarlah pada proses dan perjuangan sendiri. Sangat mustahil raih kesuksesan tanpa perjuangan.
Tetap semangat. Jangan pernah kendor dalam belajar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini