KITA MASA DEPAN
Mikhael Wiliam Deputra Tukan
Berbenih dari Cinta yang tak pernah minus
Berakar dari patahan tulang yang tertimbun tandus.
Mulai tumbuh dari keringat sang Insinyur Bersama Doktorandus
Dia Indonesia
Bangsa besar dengan himpunan pulau kecil
Negri dengan usia tujuh puluh enam tahun
Seribu perbedaan dalam satu lingkaran kesatuan
Kita adalah Tunasnya
Tumbuh secara lambat, tetapi konstan.
Bergerak dari titik sekarang, menuju yang diharapkan.
Bersatu seperti sendi tulang pada tubuh yang selalu terhubung.
Berdiri kokoh
Membawa masa depan bangsa di dada dan kehormatan
Jadilah yang pertama berkomentar di sini