Detail Opini Siswa

RAHASIA KONYOL

Jumat, 4 April 2025 10:58 WIB
  60 |   -

Margarita Maria A. Bota

Kelas : XI-D

 

Hidup memang penuh tanda tanya, apalagi tetang sebuah rasa. Apakah kalian pernah merasa dilema karena harus menyembunyikan rahasia? Yah, aku merasakan hal itu sekarang dan entah sampai kapan.

Namaku Liya. Aku seorang siswa SMA. Aku anak bungsu tiga bersaudara.  Aku paling sabar dalam keluarga. Menyembunyikan sebuah rahasia adalah suatu hal yang sangat asing bagiku. Apalagi ini soal seorang kakak yang tinggal bersama kami. Kami sudah mengganggapnya keluarga. Aku sendiri menganggapnya seperti kakak kandung. Ana, namanya. Orang-orang memanggilnya demikian.

Siang hari terasa begitu panas. Pada hari itu hanya kami berdua di rumah, aku dan Kak Ana. Karena cuaca panas, kami berdua duduk di depan teras rumah sambil bercanda gurau bersama. Ketika pukul 13.15 datanglah sahabat Kak Ana. Namanya Andi. Kak Andi itu sering berkunjung ke rumah kami, jadi tidak heran bila kami sangat akrab dengannya.

"Selamat siang" ucap Kak Andi saat tiba di depan teras rumah. "Selamat siang juga Kak Andi, mari masuk" jawab kak Ana dengan senyuman malu-malu. Ketika itu juga aku merasa mengantuk. Aku memutuskan untuk masuk ke kamar. Aku membiarkan Kak Ana bersama Kak Andi berbincang-bincang.

Setelah belasan menit aku tertidur pulas. Aku terbangun dengan tanda tanya. “Apakah Kak Andi sudah pulang?" tanyaku pada diri sendiri. Aku kemudian memutuskan keluar dari kamar untuk melihat situasi. Ketika  melihat pintu kamar Kak Ana, aku bingung mengapa pintu kamarnya sedikit terbuka,.

Rasa ingin tahu mulai muncul. Betapa terkejut diriku melihat kak Ana bersama Kak Andi tidur bersama dengan pulas. Seketika air mata jatuh di pipi ini. Mengapa ini bisa terjadi? Banyak pertanyaan yang muncul pada diriku ini.

Dengan rasa batin yang sangat kacau aku masuk ke kamar, memikirkan bagaimana keputusan yang akan aku ambil setelah melihat semuanya ini. Pada akhirnya, aku memutuskan untuk menyimpan rahasia konyol ini demi kebaikan bersama walaupun rasa dilema sering muncul pada diri ini.  Konyol sekali. Ini demi kebikan Kak Ana dan Kak Andi.

         

 

 

 

 

 

 


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini